Main Page
SEPAKAT
(Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu)
SEPAKAT adalah aplikasi berbasis web untuk membantu proses perencanaan, penganggaran, monitoring, dan evaluasi rangka pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan secara cepat dan akurat.
Aplikasi ini menggunakan pendekatan berbasis bukti (evidence-based approach) untuk merumuskan kebijakan penanggulangan kemiskinan. Dengan demikian, data, fakta, dan analisa menjadi fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah yang inklusif.
🎯 Tujuan SEPAKAT
- 📈 Mempertajam rencana pembangunan dan anggaran daerah untuk percepatan penanggulangan kemiskinan dan ketimpangan.
- 📊 Memanfaatkan data untuk perencanaan dan kebijakan pembangunan yang inklusif dan pro-poor.
- ⚙️ Melakukan otomatisasi proses perencanaan, penganggaran, dan monitoring yang holistik, integratif, tematik, dan spasial.
Tersedia berbagai modul dalam SEPAKAT yang membantu daerah dalam merumuskan strategi, kebijakan, dan program penanggulangan kemiskinan:
📊 A. Dashboard
1️⃣ Dashboard Terbuka
2️⃣ Dashboard Eksekutif
3️⃣ Dashboard SLR
4️⃣ Portal SEPAKAT
🧩 B. Modul Analisis
1️⃣ Data Dasar
“Analisis Berbasis Data, Kebijakan Berbasis Fakta”
Modul Analisis Data makro merupakan modul yang berfungsi untuk menganalisa data-data makro untuk kebutuhan diagnosa kemiskinan dan tingkat kesejahteraan yang meliputi kemiskinan, ketenagakerjaan, pelayanan dasar, perlindungan sosial, dan perekonomian daerah. Sumber data makro meliputi Susenas dan Sakernas
“Analisis Berbasis Data, Kebijakan Berbasis Fakta”
Modul Analisis Data Mikro merupakan modul yang berfungsi untuk menganalisa data mikro untuk kebutuhan analisis kondisi sosial ekonomi keluarga dan penduduk untuk kebutuhan penargetan dan sasaran pembangunan. Analisis mikro ini mencakup tema-tema ketenagakerjaan, pelayanan dasar, perlindungan sosial dan potensi ekonomi. Sumber data mikro adalah Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
“Analisis Berbasis Data, Kebijakan Berbasis Fakta”
Modul Analisis Keuangan Daerah merupakan modul yang berfungsi untuk menganalisa kondisi keuangan daerah untuk melihat potensi dan tantangan fiskal yang dialami daerah dalam Modul analisa keuangan terdiri atas profil keuangan daerah, analisis pendapatan, analisis belanja, analisis pembiayaan daerah, analisis kecukupan belanja, analisis efektivitas belanja, analisis harmonisasi belanja dan analisis pemerataan belanja. Sumber data analisis keuangan daerah adalah data dari Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD)
2️⃣ Data Tematik
3️⃣ Intervensi dan Anggaran
4️⃣ Monitoring dan Evaluasi
💡 C. Pengetahuan
1️⃣ WIKI
2️⃣ SEPAKAT EDU
3️⃣ Pemanfaatan
Pemanfaatan adalah segala sesuatu tentang pemanfaatan...