Main Page: Difference between revisions
No edit summary |
No edit summary |
||
| Line 99: | Line 99: | ||
=== 2️⃣ Data Tematik === | === 2️⃣ Data Tematik === | ||
# [[GEDSI]] | # [[GEDSI]] | ||
#* [[Sub Modul Analisis Lansia]] | </ol> | ||
<blockquote style="font-style:italic; color:#555;">“Data Tematik Quote”</blockquote> | |||
<div style="margin-left:2em; color:#555;"> | |||
#* [[Sub Modul SPM Penddikan]] | Data Tematik... | ||
</div> | |||
<div style="margin-left:2em;"> | |||
* [[Sub Modul Analisis Lansia]] | |||
* [[Sub Modul Analisis Disabilitas]] | |||
* [[Sub Modul Analisis Gender]] | |||
#* [[Sub Modul Analisis Aksesibilitas Jarak ke Faskes]] | * [[Sub Modul Analisis SPM]] | ||
* [[Sub Modul Analisis GEDSI]] | |||
</div> | |||
#* [[Sub Modul Analisis MPI]] | |||
<ol start="2"> | |||
<li> [[SPM]]</li> | |||
</ol> | |||
<blockquote style="font-style:italic; color:#555;">“SPM Quote”</blockquote> | |||
<div style="margin-left:2em; color:#555;"> | |||
SPM... | |||
</div> | |||
<div style="margin-left:2em;"> | |||
* [[Sub Modul SPM Penddikan]] | |||
* [[Sub Modul SPM Kesehatan]] | |||
* [[Sub Modul SPM Pekerjaan Umum]] | |||
* [[Sub Modul SPM SPM Perumahan]] | |||
* [[Sub Modul SPM SPM Sosial]] | |||
</div> | |||
<ol start="3"> | |||
<li> [[Aksesibilitas]]</li> | |||
</ol> | |||
<blockquote style="font-style:italic; color:#555;">“Aksesibilitas Quote”</blockquote> | |||
<div style="margin-left:2em; color:#555;"> | |||
Akesibilitas... | |||
</div> | |||
<div style="margin-left:2em;"> | |||
* [[Sub Modul Analisis Aksesibilitas Jarak ke Faskes]] | |||
* [[Sub Modul Analisis Aksesibilitas Jarak ke Fasdik]] | |||
</div> | |||
<ol start="4"> | |||
<li> [[Multidimensional Poverty Index (MPI)]]</li> | |||
</ol> | |||
<blockquote style="font-style:italic; color:#555;">“MPI Quote”</blockquote> | |||
<div style="margin-left:2em; color:#555;"> | |||
MPI... | |||
</div> | |||
<div style="margin-left:2em;"> | |||
* [[Sub Modul Analisis MPI]] | |||
</div> | |||
=== 3️⃣ Intervensi dan Anggaran === | === 3️⃣ Intervensi dan Anggaran === | ||
# [[Sub Modul Analisis Intervensi dan ToC]] | # [[Sub Modul Analisis Intervensi dan ToC]] | ||
</ol> | |||
<blockquote style="font-style:italic; color:#555;">“Intervensi dan Anggaran Quote”</blockquote> | |||
<div style="margin-left:2em; color:#555;"> | |||
Modul ini memberikan rekomendasi opsi intervensi dan kebutuhan anggaran. Analisa opsi intervensi menggunakan pendekatan pohon masalah dan teori perubahan (ToC) untuk memastikan masalah yang teridentifikasi dapat dijawab dengan intervensi yang tepat, lokasi yang tepat dan sasaran yang akurat. | |||
Analisa anggaran akan memastikan kebutuhan anggaran dari intervensi dan sasaran yang dipillih sesuai kapasitas fiskal dan kewenangan pemerintahan. Analisa intervensi dan anggaran juga akan memastikan bahwa kelompok miskin dan rentan (disabiltias, perempuan, lansia, dll) menjadi prioritas. | |||
</div> | |||
<div style="margin-left:2em;"> | |||
* [[Sub Modul Analisis Intervensi dan ToC]] | |||
* [[Sub Modul Analisis Anggaran]] | |||
</div> | |||
== 💡 C. Pengetahuan == | == 💡 C. Pengetahuan == | ||
Revision as of 07:02, 8 December 2025
SEPAKAT
(Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu)
SEPAKAT adalah aplikasi berbasis web untuk membantu proses perencanaan, penganggaran, monitoring, dan evaluasi rangka pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan secara cepat dan akurat.
Aplikasi ini menggunakan pendekatan berbasis bukti (evidence-based approach) untuk merumuskan kebijakan penanggulangan kemiskinan. Dengan demikian, data, fakta, dan analisa menjadi fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah yang inklusif.
🎯 Tujuan SEPAKAT
- 📈 Mempertajam rencana pembangunan dan anggaran daerah untuk percepatan penanggulangan kemiskinan dan ketimpangan.
- 📊 Memanfaatkan data untuk perencanaan dan kebijakan pembangunan yang inklusif dan pro-poor.
- ⚙️ Melakukan otomatisasi proses perencanaan, penganggaran, dan monitoring yang holistik, integratif, tematik, dan spasial.
Tersedia berbagai modul dalam SEPAKAT yang membantu daerah dalam merumuskan strategi, kebijakan, dan program penanggulangan kemiskinan:
📊 A. Dashboard
1️⃣ Dashboard Terbuka
2️⃣ Dashboard Eksekutif
3️⃣ Dashboard SLR
4️⃣ Portal SEPAKAT
🧩 B. Modul Analisis
1️⃣ Data Dasar
“Analisis Berbasis Data, Kebijakan Berbasis Fakta”
Modul Analisis Data makro merupakan modul yang berfungsi untuk menganalisa data-data makro untuk kebutuhan diagnosa kemiskinan dan tingkat kesejahteraan yang meliputi kemiskinan, ketenagakerjaan, pelayanan dasar, perlindungan sosial, dan perekonomian daerah. Sumber data makro meliputi Susenas dan Sakernas
“Analisis Berbasis Data, Kebijakan Berbasis Fakta”
Modul Analisis Data Mikro merupakan modul yang berfungsi untuk menganalisa data mikro untuk kebutuhan analisis kondisi sosial ekonomi keluarga dan penduduk untuk kebutuhan penargetan dan sasaran pembangunan. Analisis mikro ini mencakup tema-tema ketenagakerjaan, pelayanan dasar, perlindungan sosial dan potensi ekonomi. Sumber data mikro adalah Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
“Analisis Berbasis Data, Kebijakan Berbasis Fakta”
Modul Analisis Keuangan Daerah merupakan modul yang berfungsi untuk menganalisa kondisi keuangan daerah untuk melihat potensi dan tantangan fiskal yang dialami daerah dalam Modul analisa keuangan terdiri atas profil keuangan daerah, analisis pendapatan, analisis belanja, analisis pembiayaan daerah, analisis kecukupan belanja, analisis efektivitas belanja, analisis harmonisasi belanja dan analisis pemerataan belanja. Sumber data analisis keuangan daerah adalah data dari Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD)
“Analisis Berbasis Data, Kebijakan Berbasis Fakta”
Modul Kebencanaan merupakan... Sumber data analisis kebencanaan adalah...
2️⃣ Data Tematik
“Data Tematik Quote”
Data Tematik...
“SPM Quote”
SPM...
“Aksesibilitas Quote”
Akesibilitas...
“MPI Quote”
MPI...
3️⃣ Intervensi dan Anggaran
“Intervensi dan Anggaran Quote”
Modul ini memberikan rekomendasi opsi intervensi dan kebutuhan anggaran. Analisa opsi intervensi menggunakan pendekatan pohon masalah dan teori perubahan (ToC) untuk memastikan masalah yang teridentifikasi dapat dijawab dengan intervensi yang tepat, lokasi yang tepat dan sasaran yang akurat. Analisa anggaran akan memastikan kebutuhan anggaran dari intervensi dan sasaran yang dipillih sesuai kapasitas fiskal dan kewenangan pemerintahan. Analisa intervensi dan anggaran juga akan memastikan bahwa kelompok miskin dan rentan (disabiltias, perempuan, lansia, dll) menjadi prioritas.
💡 C. Pengetahuan
1️⃣ WIKI
2️⃣ SEPAKAT EDU
3️⃣ Pemanfaatan
Pemanfaatan adalah segala sesuatu tentang pemanfaatan...